AYUDHA EVENT  ingin memberikan informasi mengenai Perhitungan Pajak Reklame. Mungkin ada sebagian orang atau orang awam yang masih belum mengetahui tentang bagaimana Cara Perhitungan Pajak Reklame yang berlaku di Bandung dan di Indonesia pada umumnya. Perhitungan Pajak Reklame yang akan kami jelaskan disini adalah Perhitungan Pajak Reklame yang berlaku secara umum di wilayah Indonesia. Reklame yang sifatnya permanen biasanya pajak reklamenya dibayarkan untuk 1 tahun atau 365 hari, tetapi Reklame yang sifatnya semi permanen atau tidak permanen dibayarkan sesuai dengan waktu reklame tersebut dipasang atau terpasang. Dibawah ini adalah contoh skema Perhitungan Pajak Reklame.

Jumlah Hari x Luas Media Reklame (M3 ) x Tarif Pajak x 25% = Pajak yang harus dibayarkan

Keterangan :

  • Jumlah Hari yaitu jangka waktu / masa tayang Reklame.
  • Luas Media Reklame dalam meter persegi (M3) adalah luas dari media reklame yaitu diukur panjang x lebar, apabila 2 muka atau reklamenya 2 sisi bearti dikalikan 2.
  • Tarif Pajak adalah tarif pajak yang belaku pada suatu daerah. Contoh : daerah Bandung dan sekitarnya untuk Jalan Utama biasanya nilai tarif pajaknya adalah Rp.10.000,- dan Bukan jalan Utama atau istilahnya jalan nomor 2 yaitu Rp.5.000,- dan seterusnya disesuaikan dengan wilayah dan daerah pemasangan reklame tersebut.
  • 25% adalah perhitungan presentase dari dinas pajak.

Kita coba kita buat contoh riil Perhitungan Pajak Reklame misalnya 3m x 5m dibawah ini :

pajak reklame

Contoh Perhitungan Pajak Reklame pada Reklame digambar atas untuk jangka waktu 365 hari atau 1 tahun pada daerah / wilayah jalan utama :

365 x 15 M3 x Rp.10.000 x 25% = Rp.13.687.500,-

Jadi Pajak Reklame yang harus dibayarkan yaitu sebesar Rp.13.687.500,- untuk jangka waktu 365 hari atau 1 tahun.

Perhitungan ini juga berlaku pada media iklan kendaraan atau promosi pada Branding Mobil. Yang berbeda hanya pada tarif pajaknya saja. Perhitungan Pajak Reklame ini juga berlaku pada umbul-umbul, spanduk, billboard, papan nama merek, papan nama toko maupun papan nama perusahaan.

Untuk melihat Tarif Pajak Reklame / Nilai Sewa Reklame (NSR) untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya bisa dilihat disini klik disini Tabel Tarif Pajak Reklame (Nilai Sewa Reklame).

Setelah mengetahui perhitungan pajak reklame tersebut kemudian berlanjut untuk pengurusan izin dan pajak reklame pada dinas terkait. Ada beberapa tahapan dan birokrasi yang harus dilalui dalam mengurus pajak reklame tersebut, dari mulai mengurus izin sampai membayar pajak reklame. Nah disini anda tidak perlu repot dan pusing dalam mengurus hal tersebut, serahkan pada kami Value Media Advertising yang telah berpengalaman dalam hal mengurus Pajak Reklame, ditangani oleh SDM yang handal dan profesional . Value Media Advertising melayani Jasa Pengurusan Pajak Reklame untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan melayani pengurusan untuk wilayah seluruh Indonesia.

IZIN REKLAME

A.Dasar Hukum

  • Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 17 Tahun 2001 tentang Penyelenggara Reklame
  • Peraturan Daerah Kota Badung Nomor 18 Tahun 2001 tentang Pajak Reklame
  • Keputusan Walikota Bandung Nomor 1653 Tahun 2002 tentang Pemanfaatan Titik – titik Penempatan dan Pemasangan Reklame melalui mekanisme pelelangan.
  • Keputusan Walikota Nomor 1651 Tahun Tahun 2002 tentang Pola Penyebaran dan Peletakan Reklame
  • Keputusan Walikota Bandung Nomor 034 Tahun 2003 tentang Mekanisme Perizinan Penyelenggara Reklame di Kota Bandung.
  • Keputusan Walikota Bandung Nomor 1133 Tahun 2003 tentang Perhitungan Hasil Nilai Sewa Reklame dan Masa Pajak Reklame.

B.Persyaratan

  1. Mengisi formulir yang telah disdiakan
  2. Photo copy KTP Pemohon
  3. Izin Gangguan (IG)
  4. Gambar / Naskah reklame yang akan dipasang
  5. Foto dan gambar situasi lokasi
  6. Gambar kontruksi billboard
  7. Surat Pernyataan tidak keberatan dari pemilik lokasi.
  8. Khusu pemohon perpanjangan izin dilampirkan izin lama

C.Mekanisme

  1. Berkas permohonan disampaikan ke loket pelayanan umum Satu Atap;
  2. Petugas loket meneliti kelengkapan data;
  3. Pencatatan dalam buku registrasi;
  4. Rapat Tim Terpadu;
  5. Peninjauan lapangan;
  6. Evaluasi hasil rapat (ditolak/diizinkan);
  7. Perhitungan pajak yang harus dibayar pemohon;
  8. Penerbitan SPP Reklame;
  9. Pembayaran pajak reklame di loket Bank Jabar;
  10. Penerbitan Surat Izin Pemasangan Reklame;
  11. Menyerahkan Izin kepada Pemohon melalui loket Unit Yantap

D. Lamanya pemprosesan :

 

  1. Untuk pemasangan reklame baru yang menggunakan konstruksi berat/beton bertulang lamanya pemprosesan ditetapkan 7 (tujuh) hari;
  2. Untuk Perpanjangan Izin reklame/ spanduk/ poster/ baligo/ selebaran/ reklame kendaraan lamanya pemprosesan ditetapkan 1 (satu) hari kerja dan diproses pada unit kerja yang bersangkutan